Minggu, 16 Oktober 2011

ekonomi kerakyatan

HUBUNGAN KOPERASI DENGAN EKONOMI KERAKYATAN


Ekonomi kerakyatan mungkin sudah sering kita dengar pada saat kampanye partai politik, setiap calon yang mewakilkan diri sebagai calon wakil rakyat pasti selalu menyerukan tentang ekonomi kerakyatan, namun jika sudah terpilih semua janji-janji disaat kampanye itu hilang entah kemana, artinya ekonomi kerakyatan tidak di jalankan dengan baik, an hanya menjadi konsep kampanye. Padahal jika melihat lebih dalam sebenarnya negara ini sudah memiliki konsep ekonomi kerakyatan yang tertuang dalam kontitusi. Krisis moneter yang pernah melanda bebrapa negara dikawasan Asia seperti korea, Thailand,Indonesia dan Malaysia pada tahun 1997, setidaknya menjadi saksi sejarah dan sekaligus memberikan pelajaran yang sangat berharga  bahwa ekonomi kerakyatan (diantara mereka adalah koperasi ), yang sangat berbeda jauh karakteristiknya dengan ekonomi konglomerasi, mampu menunjukan daya tahannya terhadap gemparan badai krisis moneter yang melanda Indonesia.
            Didalam konteks ekonomi kerakyatan , kegiatan produksi dan konsumsi dilakukan oleh semua warga masyarakat , sedangkan pengelolaannya dibawah pimpinan dan pengawasan anggota masyarakat itu sendiri. Prinsip ekonomi koperasi hanya dapat diimplementasikan dalam wadah koperasi yang berasaskan kekeluargaan secara operasional. Jika koperasi menjadi lebih berdaya maka kegiatan produksi dan konsumsi yang jika dikerjakan sendiri-sendiri tidak akan berhasil,maka melalui koperasi yang telah mendapatkan amanat dari anggota-anggotanya hal tersebut dapat dilakukan dengan lebih berhasil. Dengan kata lain , kepentingan ekonomi rakyat berada pada aras ekonomi kelas bawah seperti  misalnya petani, nelayan , pedagang kaki lima , akan lebih mudah diperjuangkan kepentingan ekonominya melalui wadah koperasi. Inilah pentingnya dari pemberdayaan koperasi.
            Koperasi dapat membaur dengan kehidupan ekonomi seluruh masyarakat, meskipun mereka tidak mempunyai modal yang besar, namun koperasi memberikan wadah untuk bisa menunjang perkembangan ekonomi masyarakat dalam mengembangkan usahanya. UKM  dan koperasi adalah  dua hal yang saling membutuhkan satu sama yang lainnya.
            Eksistensi UKM akan selalu erjaga jika para wirausahawan mau bekerjasama dengan koperasi, dan sebaliknya koperasi akan selalu lestari jika terus mampu menarik masyarakat melalui asas kekeluargaan. UKM  dan koperasi adalah ujung tombak untuk mengairahkan kehidupan ekonomi masyarakat. Koperasi sangat diperlukan sebagai benteng mempertahankan dan memajukan ekonomi Indonesia.
            Oleh karena itu, hendaknya kita bisa memanfaatkan peran koperasi dan UKM untuk mengembangkan perekonomian masyarakat yang lebih baik. Koperasi adalah ciri khas yang dimiliki bangsa ini. Semangat kekeluargaan yang dimiliki koperasi adalah modal utama untuk menggerakkan perekonomian demi kesejahteraan rakyat, dan mewujudkan ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya.  
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar